⚖️ Kalkulator Sewa vs Beli Mobil

Bandingkan total biaya sebenarnya menyewa versus membiayai mobil. Model nilai residual, faktor uang, depresiasi, dan ekuitas penjualan kembali.

🏷️ Sisi Sewa

Masukkan sebagai APR % (mis. 6,0). MF = APR/2400.

💰 Sisi Beli

Apa yang akan Anda jual mobil setelah masa berlaku.
⚠️ Hanya ilustratif. Kelebihan jarak tempuh, biaya keausan, asuransi gap, pemeliharaan dan biaya disposisi tidak dimodelkan. Perlakuan pajak penjualan atas sewa bervariasi menurut negara bagian. Bukan saran keuangan.

Sewa vs Beli — Cara Memutuskan

Sewa guna usaha dan pembelian adalah dua produk keuangan yang berbeda yang terlihat serupa di layar dealer. Leasing berarti Anda hanya membayar penyusutan selama masa kontrak Anda ditambah biaya keuangan — di akhir Anda pergi (atau membeli nilai sisa). Buying berarti Anda membiayai kendaraan penuh, menanggung semua penyusutan, tetapi menyimpan ekuitas saat dijual kembali. Jawaban yang tepat bergantung pada berapa lama Anda menyimpan mobil, berapa mil yang Anda kendarai, dan bagaimana Anda menghargai arus kas versus biaya jangka panjang.

Matematika Sewa

Pembayaran sewa ≈ depreciation fee + finance fee, di mana:

  • Depreciation fee = (biaya kapitalisasi − nilai sisa) ÷ jangka waktu dalam bulan
  • Finance fee = (biaya kapitalisasi + nilai sisa) × faktor uang

Money factor × 2400 = APR. Jadi money factor 0,0025 sama dengan APR 6%. Selalu tanyakan kedua angka tersebut kepada dealer.

Mengapa Membeli Biasanya Menang Jangka Panjang

Pembayaran leasing biasanya 30-40% lebih rendah dari pembayaran pinjaman setara — tetapi Anda tidak memiliki apa-apa di akhir. Tiga leasing 36-bulan berturut-turut (total 9 tahun) pada kelas mobil yang sama akan lebih mahal daripada membeli sekali, melunasi pinjaman dalam 5 tahun, dan mengemudikan mobil yang telah lunas selama 4 tahun lagi. Titik impas condong ke leasing hanya jika Anda memang secara konsisten tukar tambah setiap 3 tahun.

Kapan Leasing Masuk Akal

  • Anda menginginkan mobil baru setiap 2–4 tahun dan menghargai teknologi/keselamatan terbaru
  • Anda mengemudi kurang dari 10.000–15.000 mil setahun (biaya kilometer berlebih merugikan)
  • Anda dapat membebankan sewa sebagai biaya bisnis
  • Anda menyewa merek dengan nilai sisa yang kuat (Toyota, Honda, Lexus, Porsche)
  • Anda tidak ingin berurusan dengan penjualan mobil nanti

Kapan Membeli Lebih Masuk Akal

  • Anda menyimpan mobil 7+ tahun
  • Anda mengemudi banyak mil
  • Anda memodifikasi mobil (modifikasi membatalkan sebagian besar sewa)
  • Anda ingin aset tersebut ada di neraca Anda
  • Mobil mempertahankan nilai dengan baik dan Anda ingin mempertahankannya jangka panjang
⚠️
Catatan Penting: Perbandingan ini mengabaikan biaya kelebihan jarak tempuh, biaya keausan, asuransi gap, perbedaan waktu pajak penjualan, dan biaya peluang modal. Untuk keputusan yang mengikat, dapatkan penawaran lengkap secara tertulis dan jalankan melalui akuntan Anda.

Kalkulator Terkait

  • Auto Loan Calculator — Cicilan bulanan kendaraan, total bunga dan amortisasi penuh. Termasuk trade-in dan pajak penjualan.
  • EV Charging Cost Calculator — Biaya per pengisian, per mil, dan biaya operasional listrik tahunan vs bensin. Campuran di rumah, publik, dan cepat.
  • Fuel Cost & MPG Calculator — Biaya bahan bakar perjalanan, MPG / L/100km kendaraan, biaya per mil dan pengeluaran bahan bakar tahunan. Bensin, solar dan hybrid.