🍗 Kalkulator Asupan Protein

Kebutuhan protein harian dalam gram berdasarkan berat badan dan tujuan Anda. Termasuk pembagian per makan yang direkomendasikan untuk sintesis protein otot.

⚠️ Panduan umum. Orang dengan penyakit ginjal kronis, menjalani dialisis, atau dengan kondisi medis tertentu harus mengikuti batas protein dari dokter mereka. Kehamilan, menyusui, dan pelatihan elit memiliki kebutuhan khusus — konsultasikan dengan ahli gizi terdaftar.

Mengapa Protein Penting

Protein adalah satu-satunya makronutrien yang tidak dapat disimpan tubuh Anda dengan cara yang berarti. Setiap sel — otot, kulit, rambut, enzim, hormon, antibodi imun — membutuhkan pasokan asam amino yang konstan. Mencapai asupan protein harian yang cukup adalah variabel nutrisi paling berdampak untuk komposisi tubuh, pemulihan dari latihan, rasa kenyang saat diet, dan (pada orang dewasa yang lebih tua) pelestarian otot.

Berapa Banyak yang Sebenarnya Anda Butuhkan?

RDA 0,8 g/kg adalah minimum to prevent deficiency, bukan yang optimal. Konsensus nutrisi olahraga modern (ISSN, 2017):

  • Sedentary adults: 0,8–1,0 g/kg
  • Active adults / general fitness: 1,2–1,6 g/kg
  • Building muscle: 1,6–2,2 g/kg (0,7–1,0 g/lb)
  • Cutting (fat loss): 2,2–2,6 g/kg — lebih tinggi untuk menjaga massa otot saat dalam defisit
  • Endurance athletes: 1,4-2,0 g/kg
  • Adults 50+: 1,2–1,5 g/kg minimum untuk melawan kehilangan otot akibat usia

Distribusikan Selama Makan

Sintesis protein otot tampaknya dimaksimalkan dengan menyebarkan protein di 3–5 meals, masing-masing mengandung sekitar 0.4 g/kg. Untuk orang dengan berat 80 kg, itu sekitar 32 g per makan — setara dengan satu dada ayam, satu kaleng tuna besar, atau 200 g yogurt Yunani. Memakan semua protein Anda dalam satu makan malam besar secara teknis memenuhi total harian, tetapi Anda akan membangun lebih sedikit otot.

Kualitas Juga Penting

Kualitas protein diukur dengan DIAAS (Skor Asam Amino Indispensable yang Dapat Dicerna). Whey, susu, telur, dan daging sapi semuanya mendapat skor di atas 100. Sebagian besar protein nabati mendapat skor lebih rendah (kacang merah ~60, kacang tanah ~43) karena tidak memiliki satu atau lebih asam amino esensial. Vegans harus menargetkan total asupan sedikit lebih tinggi (~1,2× faktor) dan menggabungkan sumber (nasi + kacang, oat + kedelai) untuk profil asam amino yang lengkap.

Mitos Umum

  • "High protein damages kidneys" — hanya benar jika Anda sudah memiliki CKD. Ginjal yang sehat menangani hingga 2,8 g/kg tanpa masalah.
  • "You can only absorb 30 g per meal" — salah. Anda menyerap semua protein yang dimakan; pertanyaannya hanya seberapa efisiennya digunakan untuk sintesis otot (yang mencapai puncak sekitar 0,4 g/kg per makan).
  • "You need a shake immediately after training" — 'jendela anabolik' pasca-latihan lebih mendekati 4–6 jam, bukan 30 menit. Total harian jauh lebih penting daripada waktu pemberian.

Pasangkan dengan TDEE & Makro

Protein adalah salah satu pilar dari makro. Kombinasikan kalkulator ini dengan TDEE Calculator untuk total kalori dan Macro Calculator untuk pembagian karbohidrat/lemak.

⚠️
Catatan Penting: Ini adalah panduan umum untuk orang dewasa yang sehat. Siapa pun dengan penyakit ginjal kronis, penyakit hati, atau sedang menjalani dialisis harus mengikuti batas protein spesifik dari nefrologis mereka. Kehamilan, menyusui, dan atlet muda memiliki kebutuhan tambahan — konsultasikan dengan ahli gizi terdaftar.

Kalkulator Terkait

  • Daily Calorie Calculator — TDEE berdasarkan usia, berat, tinggi, dan tingkat aktivitas.
  • Macro Calculator — Pembagian protein, karbohidrat, dan lemak harian dengan preset potong/pertahankan/tambah massa dan empat gaya pembagian.
  • TDEE Calculator — Total Pengeluaran Energi Harian dengan BMR + target potong/pertahankan/bulk.